Partai Gerindra

Partai Gerindra

@Gerindra

Followers549.4K
Following3.8K

Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi? Kalau Bukan Sekarang, Kapan Lagi? Ikuti Terus Perjuangan Partai Gerakan Indonesia Raya Dalam Membangun Indonesia Yang Berdikari.

Indonesia Raya
Joined on October 25, 2011
Statistics

We looked inside some of the tweets by @Gerindra and here's what we found interesting.

Inside 100 Tweets

Time between tweets:
an hour
Average replies
1
Average retweets
1
Average likes
3
Tweets with photos
0 / 100
Tweets with videos
0 / 100
Tweets with links
0 / 100

Rankings (sorted by number of followers)

32. in country Indonesia and category Politics

57. in country Indonesia and category Society

487. in country Indonesia

767. in category Politics

Ia pun meminta pemerintah dan mitranya menggandeng pengusaha nikel lokal. Dengan begitu, pengusaha lokal bakal memperoleh harga terbaik.

Menurut Andre, perusahaan pelat merah pertambangan yang tergabung dalam grup MIND ID semestinya dapat bekerja sama membangun smelter baru untuk industri hilirisasi. Ia berharap langkah ini optimal untuk pemulihan ekonomi di sektor energi di masa mendatang.

Lebih lanjut, Andre juga mengkritik sikap pemerintah yang justru kendur terhadap investor Negeri Tirai Bambu. Ia menilai pemerintah memfasilitasi Cina memperoleh harga murah untuk pembelian nikel. “Jadi seakan-akan smelter (asal) Cina untouchable (tidak tersentuh),” ucapnya.

Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Gerindra, Andre Rosiade, mengkritik sejumlah pihak pengelola smelter milik Cina di Indonesia, seperti Morowali dan Konawe, yang acap kali membeli sumber daya alam seperti nikel dengan harga murah.

Kritik Smelter Milik Cina, Gerindra: Peraturan Dianggap Bungkus Kacang Goreng https://t.co/EdFCvMKYjM

“Mau gimana lagi. Sebenarnya pesanan justru meningkat karena skrg banyak yg bikin usaha (racikan) mie ayam setengah mateng buat dijual keliling maupun dijual online. Mudah- mudahan Mas Danang bisa bantu ngasih solusi kalau besok kepilih jadi Bupati (Sleman),” harapnya kepada DWS.

Bila sebelumnya pria yang memulai usahanya sebagai penjual mie ayam keliling pada tahun 1991 tersebut bisa mengatongi omset 5 juta rupiah setiap harinya, kini tinggal 2 juta rupiah saja.

Tapi sekarang, Sularman mengaku hanya diperbolehkan membeli 100 karung terigu ukuran 25 kilogram oleh pemasoknya. Akibatnya omsetnya jatuh lebih dari lima puluh persen.

Usaha yang berdiri sejak tahun 1995 tersebut terpaksa memangkas produksi akibat penerapan kuota yang diterapkan oleh pemasok tepung terigu. Menurut Sularman, sebelum Pandemi Covid-19 terjadi, dirinya bisa menghabiskan 15 karung terigu ukuran 25 kilogram setiap harinya.

DWS juga mendatangi tempat produksi mie mentah yang biasa digunakan untuk mie ayam, yang letaknya tidak jauh dari rumah Rubiyati. Industri rumahan yang dimiliki oleh Sularman tersebut memiliki cerita yang sedikit berbeda dari dua tetangganya.

Dengan naik kelas dari penjual jasa jahit pakaian menjadi produsen, dirinya bisa menjadikan tetangga- tetangganya tersebut menjadi tenaga tetap.

Kepada DWS, Rubi berharap jika pasangan Raden Agus Choliq (ACH) tersebut terpilih menjadi Bupati Sleman dalam Pilkada Sleman mendatang, bisa membantunya mendapatkan akses modal lunak untuk menambah jumlah mesin jahit guna membesarkan usahanya.

Rubi mengaku kepada calon bupati Sleman Danang Wicaksana Sulistya (DWS), selama pandemi omsetnya anjlok menjadi satu juta rupiah setiap bulannya.

Hal tersebut pun dirasakan Rubiyati, penjahit yang juga tinggal di Blotan. Wanita yang sudah sepuluh tahun menekuni profesinya tersebut. Pandemi Covid-19 membuat sebagian besar pelanggan urung menggunakan jasanya.

Dampak dari pandemi Covid-19 merupakan pukulan telak terhadap pelaku ekonomi di Indonesia. Mulai dari pengusaha besar, pelaku UMKM, sampai ke bidang jasa.

DWS Datangi Para Pelaku UMKM Terdampak Pandemi Covid-19 https://t.co/lwufWL2Z0U

DWS Dengarkan Curahan Hati Pelaku UMKM Sleman https://t.co/g7qkwX48KZ

ACH Mendorong Pengembangan Peternak Kambing  https://t.co/FiyeeOPInp

Prabowo Tergetkan Lahan Penanaman Singkong Sebanyak 1,4 Juta Hektare https://t.co/pNcd5rH7jI

Next Page